Showing posts with label Al Quran. Show all posts
Showing posts with label Al Quran. Show all posts

Selagi Diberikan Kesempatan Dan Kemampuan

"barangsiapa yang memudahkan orang yang mengalami kesulitan maka Allah akan mudahkan baginya di dunia dan di akhirat” (HR. Muslim).

Bencana, apapun bentuknya, sering datang menimpa tanpa terduga tidak jarang bencana dengan seketika mengubah suasana Pagi yang cerah berubah menjadi mengerikan Orang-orang yang sebelumnya tergolong berada, seketika menjadi tiada seluruh harta benda mereka ludes tidak tersisa bahkan tidak jarang juga tiada lagi sanak family dan keluarga. Keadaan ini tentunya sangat tidak diinginkan siapapun.

Bagi yang kebetulan menjadi korban bencana akan merasa bahwa sepiring makanan pengganjal perut atau kain selimut lebih berharga dari bermacam-macam janji indah. Kata-kata yang menumbuhkan semangat, lebih berharga dari jabatan. 

Untuk apa puluhan kendaraan mewah kalau saat itu tak mampu memanggul kita yang terdampar lemas di kubangan lumpur. Untuk apa pangkat kelas atas kalau yang paling dibutuhkan tubuh saat itu adalah pelepas dahaga. Untuk apa jabatan kalau tiba-tiba menjadi putus asa.

Karena itu, selagi diberikan kesempatan dan kemampuan, tak wajar bila hanya bertopang dagu tanpa membantu siapapun yang sedang menderita penderitaan. Di saat sempat dan mampu, itu berarti kita sedang diuji sejauhmana kita mau peduli. 

Bukan hanya peduli terhadap orang lain, tetapi juga peduli terhadap diri sendiri. Sebab, di saat timbul niat untuk membantu orang lain, itu berarti berniat untuk membantu diri sendiri. Sebab, Allah memastikan akan memberi pahala bagi orang-orang yang ikhlas membantu saudara-saudaranya, baik saudara-saudara seiman maupun sesama insan. 

Aceh Tribun News .com
0


Susah Dan Senang Ingatlah Allah

Salah satu sindiran yang ditujukan kepada kita manusia khususnya bagi manusia yang hanya mengingat Allah dan berdoa bahkan hingga berlinang air mata tatkala susah. Sedangkan di kala senang, sebahagian kita melupakan doa dan Allah.

Padahal kalau menyadari diri sebagai hamba yang senantiasa menikmati pemberian Allah, manusia tak bisa tidak mengingatNya setiap saat dan berdoa. Bukan hanya penting di kala susah, di kala senangpun doa sangat penting untuk dipanjatkan. Apalagi tidak sedikit orang yang tiba-tiba mengalami sesuatu yang tidak diharapkannya bahkan ketika sedang menikmati kesenangan. Seperti ketika terjadi suatu bencana.

Doa juga, bisa membantu memperoleh petunjuk Allah tentang hidup yang benar dalam suasana bagaimanapun. terlebih lagi kita adalah manusia sebagai hamba-hamba yang dhaif, yang pasti tak cukup kemampuan untuk mengarungi perjalanan hidup ini dengan benar, tanpa petunjuk dari Allah. Kadangkala sesuatu yang dirasakan susah, serta-merta dianggap sebagai suatu keburukan atau kesialan. Padahal, tak jarang, kesusahan bisa mengajak setiap insan untuk lebih sabar dalam menunggu suatu proses kepada suatu keadaan yang lebih baik.

Bila di kala senang melupakan Allah dan tidak berdoa, maka tidak tertutup kemungkinan kesenangan yang dinikmati akan membuai. Juga melupakan yang seharusnya penting diingat dan mengingat apa yang seharusnya amat penting dilupakan. Makanya tidak sedikit orang yang lupa diri di kala sedang menikmati kesenangan dunia, seakan-akan tiada akhirnya. Padahal tanpa disadari, saat itulah sedang masa-masa menurun dalam hidupnya. Bukan hanya menurun kemampuan dan kemauan untuk berpikir, tetapi juga menurun taraf keimanannya.

“Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia kembali melalui jalannya yang sesat, seolah-olah dia tidak pernah berdo’a kepada Kami untuk menghilangkan bahaya yang telah menimpanya” (QS. Yunus: 12).
0


Jaga Kebersihan Dengan Arisan Sampah

Aneh dan Unik namun kreatif dan inovatif serta patun untuk diacungi jempol dan dijadikan contoh oleh seluruh warga apa yang telah ibu-ibu di RT 38 Kelurahan Pelita, Samarinda, Kalimantan Timur, lakukan. Dalam enam bulan terakhir setiap minggunya berkumpul di sore hari untuk arisan sampah. Tak seperti arisan biasanya. Ibu-ibu ini membawa sekarung sampah kering ke tempat arisan yang dikenal dengan nama Bank Ramli yang merupakan kependekan dari Bank Ramah Lingkungan.

Menurut Sri Sunarti, Koordinator Bank Ramli, ibu-ibu cukup membawa sampah untuk membayar arisan ini. Meski pada awalnya tak diminati, setelah berjalan lebih dua bulan, kini anggota arisan mencapai 65 orang.

Sampah seperti botol air mineral, koran bekas, kardus serta kaleng-kaleng minuman dan susu yang mereka bawa ditimbang terlebih dahulu dengan memisahkan jenisnya. Hasil penimbangan sampah itu kemudian dirupiahkan dan dicatat di buku rekening masing-masing. Sebagian dari penjualan sampah itu, yakni sebesar Rp3.000 digunakan untuk arisan. Jika terdapat lebih, ditabungkan ke rekening.

Sampah-sampah yang telah dikumpulkan oleh ibu-ibu itu kemudian dijual kepada pengumpul barang bekas. Dalam setiap dua minggunya hasil penjualan itu berkisar antara Rp700 ribu hingga Rp1 juta.

Setelah urusan penimbangan dan pencatatan sampah selesai, acara ditutup dengan mengkocok nama yang memperoleh arisan. Setiap kali arisan biasanya dua hingga lima nama akan keluar menerima uang arisan yang besarannya mencapai Rp30 ribu.

Menurut Sumarni, warga peserta arisan, sebelum ikut arisan, sampah itu biasanya hanya dimasukkan ke kantong dan dibuang ke TPS. Tapi sekarang mereka mulai belajar memilah sampah untuk dijual ke Bank Ramli. Hasilnya, selain lingkungan menjadi bersih, juga cukup untuk menambah kebutuhan dapur.

Dari pengakuan ibu-ibu itu, setiap kali menyetorkan sampah, mereka akan mendapat Rp10 ribu hingga Rp15 ribu. Jadi dalam sebulan biasanya mereka bisa menabung antara Rp40 ribu hingga Rp50 ribu.

Saat ini di Kelurahan Pelita, khususnya ibu-ibu, mulai giat mengelola sampah sebagai tambahan penghasilan untuk keluarga. Selain untuk arisan, sampah plastik mulai dijadikan bahan pembuatan tas, topi hingga taplak meja. Bahkan di kelurahan ini, sampah juga diolah menjadi bahan bakar minyak alternatif sebagai pengganti minyak tanah dan solar.
0


Demi langit yang mempunyai gugusan bintang

Al Quran Tafsir Jalalain

001. (Demi langit yang mempunyai gugusan bintang) yakni bintang-bintang yang dua belas gugusan, sebagaimana yang telah dijelaskan di dalam surah Al-Furqaan.

002. (Dan demi hari yang dijanjikan) yaitu hari kiamat.

003. (Dan demi yang menyaksikan) hari Jumat (dan yang disaksikan) yakni hari Arafah. Demikianlah menurut penafsiran hadits tentang tiga perkara tersebut; yang pertama adalah hari yang telah dijanjikan, dan yang kedua hari Jumat menyaksikan amal perbuatan yang dikerjakan pada hari itu, serta yang ketiga hari Arafah disaksikan oleh manusia dan para malaikat. Sedangkan yang menjadi Jawab Qasam kalimat permulaannya tidak disebutkan, yaitu, "Sesungguhnya."

004. (Telah dibinasakan) telah dilaknat (orang-orang yang memiliki Ukhdud) artinya orang-orang yang menggali parit.

005. (Yaitu api) lafal An-Naari berkedudukan sebagai Badal Isytimal dari lafal Al-Ukhduud (yang dinyalakan) dengan kayu bakar.

006. (Ketika mereka berada di sekitarnya) yaitu berada di sekitar tepi parit-parit itu seraya di atas kursi-kursi (mereka duduk.)

007. (Sedangkan mereka terhadap apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman) kepada Allah, menyiksa mereka dengan cara melemparkan mereka ke dalam parit yang penuh dengan api itu, jika mereka tidak mau kembali murtad dari imannya (menyaksikan) artinya hadir menyaksikan penyiksaan itu. Menurut suatu riwayat, bahwasanya Allah menyelamatkan orang-orang yang beriman yang dilemparkan ke dalam parit berapi itu, yaitu dengan mencabut nyawa mereka terlebih dahulu sebelum mereka jatuh ke dalam api. Kemudian api itu keluar dari dalam parit dan membakar orang-orang yang berada di sekitarnya, sehingga mereka yang menyaksikan penyiksaan itu mati terbakar.

008. (Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa) di dalam kerajaan-Nya. (lagi Maha Terpuji) lafal Al-Hamiid bermakna Al-Mahmuud, artinya Maha Terpuji.

009. (Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu) yakni Dia menyaksikan, bahwa tiadalah orang-orang kafir itu ingkar kepada orang-orang yang beriman melainkan karena orang-orang yang beriman itu beriman kepada Allah.

010. (Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan) yaitu dengan cara membakar mereka hidup-hidup (kemudian mereka tidak bertobat, maka bagi mereka azab Jahanam) disebabkan kekafiran mereka (dan bagi mereka azab pembakaran) sebagai pembalasan dari pembakaran mereka terhadap orang-orang yang beriman, pembalasan itu kelak akan ditimpakan kepada mereka di akhirat. Tetapi menurut suatu pendapat bahwa azab tersebut terjadi di dunia, umpamanya api tersebut keluar dari paritnya dan langsung mengejar dan membakar mereka, sebagaimana keterangan yang disebutkan di atas.

011. (Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai itulah keberuntungan yang besar.)

012. (Sesungguhnya Azab Rabbmu) terhadap orang-orang kafir (benar-benar keras) sesuai dengan kehendak-Nya.

013. (Sesungguhnya Dialah yang memulai) penciptaan makhluk (dan yang mengembalikan) makhluk menjadi hidup kembali, maka tiada sesuatu pun yang dapat menghalang-halangi apa yang dikehendaki-Nya.

014. (Dan Dialah Yang Maha Pengampun) kepada orang-orang mukmin yang berbuat dosa (lagi Maha Pengasih) yakni Maha Belas Kasih kepada kekasih-kekasih-Nya dengan memberikan karamah kepada mereka.

015. (Yang mempunyai Arasy) yakni Yang menciptakan dan Yang memilikinya (lagi Maha Agung) dibaca Rafa' yakni Al-Majiidu, artinya Yang berhak menyandang kesempurnaan sifat-sifat Yang Maha Tinggi.

016. (Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya) artinya tiada sesuatu pun yang dapat menghalang-halangi kehendak-Nya.

017. (Sudahkah datang kepadamu) hai Muhammad (berita tentang kaum-kaum penentang.)

018. (Yaitu kaum Fir'aun dan kaum Tsamud) kedua lafal ini menjadi Badal dari lafal Al-Junuud; dan di sini cukup hanya dengan menyebut nama Firaun saja tanpa menyebut bala tentaranya; adapun Tsamud adalah nama suatu kaum. Kisahnya ialah bahwasanya mereka dibinasakan karena kekafiran mereka. Hal ini merupakan peringatan bagi orang-orang yang ingkar kepada Nabi saw. dan Alquran, dimaksud supaya mereka mengambil pelajaran dari kisah tersebut.

019. (Akan tetapi orang-orang kafir selalu mendustakan) hal-hal yang telah disebutkan tadi.

020. (Padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka) tiada seseorang pun yang dapat menyelamatkan dan menjaga mereka dari azab-Nya.

021. (Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Alquran yang mulia) atau yang agung.

022. (Yang dalam Lauh) berada di atas langit yang ketujuh (terpelihara) dari ulah setan-setan dan dari sesuatu perubahan. Panjang Lohmahfuz itu sama dengan panjangnya langit dan bumi, sedangkan lebarnya ialah sama dengan jarak antara timur dan barat; terbuat dari intan yang putih bersih. Demikianlah menurut pendapat yang telah dikemukakan oleh Ibnu Abbas r.a.

Wallahu A'lam 
0


Bingung Dan Atau Kebingungan

Bingung, atau Kebingungan? ahh lagi dan lagi aku bingung dan kebingunan, tapi bingungku itu bikin aku menjadi semakin tidak bingung, ahhh bingung karena aku tidak tahu apa yang aku bingungkan.

Berbicara tentang keadaan bingung dan atau kebingungan

Siapa sih yang tidak pernah terjebak "bingung"?

Karena ternyata fakta yang ada mengatakan dan membuktikan bahwa hampir semua orang pernah merasa bingung dan kebingungan, tidak perduli itu presiden , petani, tukang becak , sopir , penghulu, takmir masjid, dokter, dan atau siapapun serta apapun profesi dari siapa itu pasti akan menemukan / mengalami takdir untuk menerima kebingungan dan hal tersebut adalah sebagai sesuatu hal yang manusiawi.

Aku bingung , saya bingung , orang lain juga bingung ,  dan sangat bingung dengan kata kata bingung yang membingungkan , membuat semuanya menjadi serba membingungkan. baik itu bingung mau memilih sesuatu atau malah terkadang terjebak dalam keadaan bingung mau ngapain.

Bahkan Rasulullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam pun pernah merasa kebingungan yang mana dijelaskan dalam surah Adh Dhuha ayat 7

"Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk".

"Yang dimaksud dengan bingung di sini ialah bahwasanya Rasulullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam kebingungan untuk mendapatkan kebenaran yang tidak bisa dicapai oleh akal, lalu Allah Subhanahu Wata'ala menurunkan wahyu kepada Rasulullah Muhammad s.a.w. sebagai jalan untuk memimpin ummat menuju keselamatan didunia dan akhirat.

Pun demikian halnya dengan kita jikalau sekiranya kita berada dalam suatu keadaan yang membingungkan dan atau kebingungan , maka kembalikanlah kepada Yang Maha Kuasa, Memohonlah kepada-Nya tentang segala sesuatu yang menjadi sebab musabab kebingungan kita, maka Insya Allah akan dijadikan mudah oleh-Nya dan akan ditunjukkan kepada jalan yang lebih di Ridhai Nya.


"Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan , dengan kitab itulah Allah Subhanahu Wata'ala menunjuki orang-orang yang mengikuti keredhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan dengan kitab itu pula Allah Subhanahu Wata'ala mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus" (Qs Al Maidah)
0


Ketika Datang Siksaan

Maka mengapa mereka tidak memohon kepada Allah dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras, dan syaitanpun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan.



Renungkanlah dan tadaburkan ttg 5 hal yang harus dilakukan sebelum datang 5 hal yang lainnya. Diantaranya, apa yang kau lakukan dikala waktu sehatmu, sebelum sakitmu tiba, apa yang kau lakukan ketika hidupmu sebelum ajalmu menjemput !



006.043 فَلَوْلا إِذْ جَاءَهُمْ بَأْسُنَا تَضَرَّعُوا وَلَكِنْ قَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
006.043 When the suffering reached them from us, why then did they not learn humility? On the contrary their hearts became hardened, and Satan made their (sinful) acts seem alluring to them. Al-Qur'an, 006.043 Al-Anaam [Cattle, Livestock]

Dari Quiet WithDin ‎
0


Al Buruuj (gugusan bintang)

Surat Al Buruuj terdiri atas 22 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah diturunkan sesudah surat Asy-Syams. Dinamai Al Buruuj (gugusan bintang) diambil dari perkataan Al Buruuj yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Pokok-pokok isinya:


Sikap dan tindakan-tindakan orang-orang kafir terhadap orang-orang yang mengikuti seruan para rasul; bukti-bukti kekuasaan dan keesaan Allah; isyarat dari Allah bahwa orang-orang kafir Mekah akan ditimpa azab sebagaimana kaum Fir'aun dan Tsamud telah ditimpa azab; jaminan Allah terhadap kemurnian Al Quran.

Surat Al Buruuj mengutarakan sikap dan tindakan yang biasa dilakukan oleh orang-orang kafir sejak dahulu kepada orang-orang yang mengikuti seruan rasul dengan mengemukakan beberapa contoh yang telah dilakukan oleh orang-orang yang dahulu. Kemudian Allah mengisyaratkan kemenangan orang-orang yang beriman dan akan mengazab orang-orang kafir sebagai bujukan kepada Nabi Muhammad s.a.w. dan pengikut-pengikutnya dalam menghadapi tindakan-tindakan orang-orang musyrik pada periode Mekah.

Demi langit yang mempunyai gugusan bintang, dan hari yang dijanjikan, dan yang menyaksikan dan yang disaksikan. Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit , yang berapi dinyalakan dengan kayu bakar, ketika mereka duduk di sekitarnya, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman. 

Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji, Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu. Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar. Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras. 

Sesungguhnya Dia-lah Yang menciptakan makhluk dari permulaan dan menghidupkannya kembali. Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih, yang mempunyai 'Arsy, lagi Maha Mulia, Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya.

Sudahkah datang kepadamu berita kaum-kaum penentang, yaitu kaum Fir'aun dan kaum Tsamud ? Sesungguhnya orang-orang kafir selalu mendustakan, padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka. 

Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Quran yang mulia, yang tersimpan dalam Lauh Mahfuzh

Al Quran Surah Al Buruuj (gugusan bintang) Ayat 1 - 22
0


Manusia Dan Lingkungan Sekitar

Siapa Saya ? Siapa Anda ? Siapa Mereka ? Dan apa arti semua ini dan apa tujuan serta arti dari semua ini serta kenapa kita semua melakukan hal ini ?

Didalam beberapa dan atau keseluruhan Artikel dalam blog ini saya akan mencoba untuk menyajikan sebuah panduan / catatan / kesimpulan / pertanyaan praktis ataupun tidak praktis , mudah dimengerti ataupun sulit untuk dimengerti guna untuk menciptakan dan memelihara hubungan positif yang sehat baik dengan diri sendiri , keluarga , sahabat , maupun dengan orang lain. 

Akan tetap sederhana dan dibuat sederhana tanpa kata-kata indah , mungkin juga sulit dimengerti atau bahkan mudah dimengerti , kembali kepada pribadi masing - masing , namun ... apa yang saya sampaikan pastinya tidak seperti halnya apa yang dapat mereka lakukan : 
  • Para motivator ulung yang telah berhasil dengan kata kata indahnya , pun demikian tidak sepertihalnya mereka 
  • Para distributor ulung yang telah berhasil dengan rayuannya dan teori - teori pemasarannya , 
  • Atau tidak juga seperti da'i kondang dengan dalil dalilnya, 
  • dll
Karena Setiap orang memiliki sebuah koper penuh dengan permasalahan dan pemecahan masalah yang telah menumpuk pada mereka sejak hari mereka dilahirkan, serta kemudian menemukan jalan keluar dari permasalahan serta diberikanlah hal tersebut kepada orang lain yang terkadang berhasil namun juga terkadang tidak berhasil karena berbagai macam keadaan , latar belakang pendidikan , lingkungan dan atau pergaulan serta watak / karakter dan atau sifat yang dimiliki oleh setiap manusia yang tentunya berbeda.

Kebanyakan mereka menyeret main program (program utama dan atau inti permasalahan) dengan apa yang  mereka miliki , rasakan dan alami serta mereka temukan solusinya, di mana saja mereka pergi dan dimana saja mereka belajar serta dimana saja mereka mendapatkan inspirasi dan atau ilham. Mereka terkubur di dalam pikiran bawah sadar mereka dan segala sesuatu yang dapat mereka jadikan saringan di sekitar mereka dengan warna unik mereka sendiri. 

Kemungkinan menemukan solusi atas siapa saja yang tidak memiliki beberapa bagasi dan atau tempat peristirahatan bisa juga disebut tempat persinggahan serta tempat pencerahan adalah sangat tidak mungkin, sehingga Anda mungkin juga menerima kenyataan bahwa mereka seperti kamu, kita dan atau saya, semua orang hanya melakukan apa yang menurut mereka yang terbaik, dan menjadi diri sendiri. inilah yang kemudian menjadikan segala sesuatunya kacau balau dan atau terbengkalai serta banyak terjadi cekcok dan persengketaan, dan ......... Memang dibuat begini adanya oleh sang Pencipta, kecuali.......... mereka yang diberi Rahmat (Al Ayat) (akan dibahas pada catatan tersendiri).

Salah satu trik untuk menjadi bahagia adalah bergaul dengan orang lain yang bahkan ketika kita menilai mereka adalah jelek dan bias serta memiliki keyakinan yang diametral berlawanan dengan Anda. Ini juga dapat memberikan kebahagiaan tersendiri buat anda (yang menyukai tantangan , permasalahan , serta mengamati setiap tanda - tanda kekuasaan ilahi dalam memberikan ilham dan atau inspirasi) catatan : perlu diingat bahwa ilham dan atau inspirasi tidak hanya sesuatu yang baik akan tetapi sesuatu yang jelek juga bisa disebut ilham dan atau wahyu ;"dengan tanda kutip" tentunya hal tersebut bisa dari syeitan dan atau jin). al ayat

Dengan menggunakan sistem sederhana sebagai alat pengukur untuk mengukur tingkat kemampuan seseorang dalam bergaul dengan orang lain, saya telah merumuskan / menggolongkan / memilah kedalam dua kategori yang dapat saya gunakan ketika mengelompokkan orang bersama-sama. Hal ini membuat lebih mudah bagi saya untuk segera memahami apa tantangan saya ketika berkomunikasi dengan mereka atau menentukan apakah saya bisa menerima mereka sebagai teman , kolega , sahabat , dll atau sebaliknya tidak menghiraukan mereka dan membiarkan mereka mendapatkan apa yang mereka cari dengan sendirinya. (karena hal tersebut memang diluar kemampuan manusia, hanya Dia (allah Subhanahu Wata'ala) yang berhaq dan memiliki otoritas yang tidak bisa ditentang) (al ayat)

'Grup Satu' adalah mereka yang saya definisikan sebagai "kacau dan tidak tahu" penulis benar-benar menggunakan kata yang lebih berwarna untuk menyebut mereka "kacau" tapi saya sadar bahwa artikel saya dapat dibaca oleh mereka yang akan keberatan dengan ungkapan penuh warna tersebut. Kelompok ini mencakup orang yang masih memutar ulang semua program-program yang direkam dalam pikiran mereka sejak lahir (sadar tentu saja). Mereka bereaksi dan bertindak biasanya dengan emosional out-of-kontrol dan menggunakan laku agresif dan 'negatif' ketika berkomunikasi dengan orang lain, terutama ketika di bawah pengaruh stress.

Grup Dua 'adalah mereka yang saya definisikan sebagai "stabil" adalah mereka yang telah menyadari dan telah membuat penyesuaian yang diperlukan untuk mengkompensasi, menindak , menanggapi segala sesuatu dengan terlebih dahulu memikirkan dan memahami setiap segala sesuatu, dengan meragkai kejadia demi kejadian serta kelakuan demi kelakuan , dan atau perbuatan demi perbuatan. mereka yang dalam group ini telah menyadari bahwa semua telah terprogram dengan begitu detail dan mereka juga mengetahui serta memahami bahwa mereka tidak bermain sendiri serta tidak memilih sendiri melainkan mereka telah melihat segala sesuatu adalah berasal dari kontrol dari Yang Maha Kuasa, sehingga setiap melakukan dan atau bertindak mereka sangat berhati - hati dan waspada.

Mereka secara sadar memutuskan untuk memasukkan segala sesuatu dalam pikiran mereka dan memahami serta mengamalkan serta melakukan perbuatan dengan apa yang telah mereka peroleh dari pengalaman dan atau petunjuk. Kelompok ini bertindak dari reaksi , dan mereka bereaksi atas tindakan, Mereka menggunakan 'kedewasaan dalam berpikir dan selalu mengambil jalan positif ketika berkomunikasi dengan orang yang mereka kaitkan dengan apa yang ada didalam diri mereka dan atau diri orang lain disekitar, dengan emosi yang santai, terkendali, koopertif dan ramah serta bijaksana adalah sebagian dari atribut yang nyata dari mereka.

Mereka tidak membiarkan program mereka dengan menggunakan emosi bawah sadar untuk bereaksi terhadap dunia di sekitar mereka. Mereka mengamati, menganalisis dan memproses dengan respon yang tepat untuk komunikasi, bila digunakan dengan tepat mereka dapat memelihara ,  menjadi prihatin atau memimpin  dan bahkan membiarkan serta menikmati hidup adalah dasar yang besar untuk sebuah kebahagiaan serta komunikasi yang baik dari mereka.

Back to 'Grup Satu' dan 'Dua'. Jika Anda berpikir tentang hal ini, "Apa anda termasuk Group satu atau Group dua atau  tidak tahu termasuk kelompok yang mana ?, kita lanjutkan saja catatan demi catatan ini.

Ketika saya pertama kali diperkenalkan dan atau berkenalan dengan orang baru saya menggunakan beberapa percobaan dan atau perilaku kecil sebagai alat ukur untuk menilai apakah mereka termasuk dalam kepribadian 'Grup Satu' atau 'Grup Dua'. 

Ini biasanya jelas bagi saya dalam hitungan hari dan atau minggu dengan mengamati setiap komentar dan atau pandangan yang mereka berikan, saya tidak memasukkan dan atau menggolongkan bahwa orang-orang dalam klasifikasi 'Grup Satu 'adalah orang jahat atau orang yang bingung. Saya di sini juga bukan untuk menghakimi atau menunjukkan saya memiliki beberapa bentuk superioritas atas mereka, tapi saya harus mengevaluasi strategi komunikasi yang tepat yang mungkin perlu saya gunakan untuk memastikan hasil positif ketika terlibat dalam percakapan dengan orang-orang atau mempertahankan hubungan positif dengan mereka.

Karena pada dasarnya semua orang adalah sama - sama berasal dari tempat , awal dan atau permulaan dengan ketidaktahuan , kemudian menjadi tahu , dan akan kembali tidak tahu (al ayat)

Bersambung kecatatan selanjutnya .....

Sumber : Yaasiin , adz dzariaat , ali imran , al an'aam dan surah - surah yang lain.
0


Teori Konspirasi Dalam Al Quran

Teori persekongkolan atau teori konspirasi (conspiracy theory) adalah teori-teori yang berusaha menjelaskan bahwa penyebab tertinggi dari satu atau serangkaian peristiwa (pada umumnya peristiwa politik, sosial, atau sejarah) adalah suatu rahasia dan seringkali memperdaya, direncanakan diam-diam oleh sekelompok rahasia orang-orang atau organisasi yang sangat berkuasa atau berpengaruh.

Banyak teori konspirasi yang mengklaim bahwa peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah telah didominasi oleh para konspirator belakang layar yang memanipulasi kejadian-kejadian politik.

Teori ini ada di seputaran gerak dunia global dan merambah hampir kesemua ranah kehidupan manusia. Dari urusan politik sampai makanan. Bagi orang yang tidak percaya selalu menganggap semua hanya olok-olok, mengada-ada, menyia-nyiakan waktu, kurang kerjaan, dan sebagainya. Bagi para penganutnya teori itu tidak serta-merta muncul mendunia tanpa ada yang menciptakan polanya.

Sebagai Umat Islam yang hanya dan hanya percaya kepada petunjuk-Nya maka seyogyanyalah dikembalikan kepada Sang Pemilik Alam Semesta dan Pengatur setiap Makhluk-Nya serta Raja dari Segala Raja , Pemilik Kebesaran Dan Kemulyaan , yang mana ilmu dan kekuasaan-Nya meliputi langit dan Bumi.

Didalam Al Quran pada dasarnya telah banyak dijelaskan tentang Teori Persekongkolan atau Teori Konspirasi ini , meskipun dalam bentuk yang berbeda-beda untuk setiap Nabi dan Rasul dan orang - orang yang beriman yang mengalami dan atau mendapatkan perlawanan dari orang kafir, terdapat beberapa ayat yang menjelaskan tentang bagaimana teori persekongkolan diantara orang - orang yang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. diantaranya adalah dijelaskan dalam Surah Ath Thaariq dan Al Mu'min.

"Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya" Ath Thaariq : 15

"Sebelum mereka, kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu sesudah mereka telah mendustakan dan tiap-tiap umat telah merencanakan makar terhadap rasul mereka untuk menawannya dan mereka membantah dengan alasan yang batil untuk melenyapkan kebenaran dengan yang batil itu; karena itu Aku azab mereka. Maka betapa pedihnya azab-Ku"Al Mu'min : 5

Penganut teori Konspirasi terbelah dalam dua kubu utama. Kelompok pertama adalah mereka yang hanya percaya bahwa segala hal mungkin terjadi apabila ada dukungan argumentasi yang kuat, fakta akurat, data ilmiah, pendapat yang bisa diverifikasi kebenarannya, tokoh-tokoh yang nyata, sejarah yang memang ada dan bukan mitos, dan sebagainya.

Kelompok kedua adalah mereka yang percaya tanpa syarat alias mereka yang menganggap apapun yang terjadi sudah dirancang sedemikian rupa, yang acapkali menghubungkan sebuah konspirasi dengan mitos, legenda, supranatural, dan sebagainya. Misalnya, mereka percaya bahwa peristiwa 11 September sudah dirancang sebagaimana yang terlihat pada lipatan uang kertas 20 dolar AS; di mana apabila kita melipat uang itu sedemikian rupa akan tercipta gambar menara kembar yang terbakar.

Namun apapun itu dapat juga dibenarkan dan teori tersebut memang benar adanya, itu dapat di buktikan dari ayat - ayat Al Quran yang tidak tertulis meskipun bagi sebagian orang adalah hal yang tabu dan jarang sekali orang yang berani menyatakan pendapat dan atau mengeluarkan fatwa tentang hal itu. karena dalam al quran sendiri sudah dijelaskan bahwa hanya orang yang beraqal saja yang dapat mengambil pelajaran. sedang sisanya adalah mereka yang memilih jalan kesesatan. (al ayat)

Jika kita mau lebih melihat dan mengamati serta memperhatikan dan memahami bahwa dunia ini penuh dengan misteri dan dibalik itu semua ada sesuatu yang misterius dan sangat - sangat super misterius yang berkuasa mengatur segala sesuatu yakni Allah Subhanahu Wata'ala,

Teori konspirasi yang banyak sekali mengandung misteri kebenarannya tidak akan pernah berakhir selama masih ada kehidupan, karena pada hakekatnya hal tersebut adalah sebagian kecil daripada kekuasaan-Nya dalam mengatur alam semesta dan tidak ada sekutu bagi-Nya, mengenai kebenaran sebuah konspirasi hanyalah ada dalam ilmu-Nya. namun demikian paling tidak kita bisa sedikit mengambil pelajaran untuk di jadikan sebagai tambahan pengetahuan serta petunjuk yang akan semakin membawa kita kepada keyakinan akan kekuasaan Sang Pencipta yang tiada banding dan tiada tanding.

"Allah, tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya; tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya, Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi (Ilmu dan Kekuasaan) Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar" Ayat Kursi

Wallaahu A'lam
0


PD

Popular Post

Followers

 
Support : Copyright © 2011. Duniaku Bukan Duniamu - All Rights Reserved
Template Modify and Proudly powered by Free Blog